Kampung Unik Yang Cuma Ada Tangerang

Kampung Unik Yang Cuma Ada Tangerang

Jimmynallsproject – Kota Tangerang merupakan kota dengan berbagai tempat wisata menarik. Mulailah dengan berbagai taman indah, mall dengan segala isinya, hingga desa bertema yang tersebar di berbagai wilayah di Kota Tangerang. Salah satu desa tematik yang dibicarakan karena keunikannya adalah Kampung Markisa. Salah satu program kota tematik ini terletak di Kabupaten Karawaci, Kota Tangerang.

Menjadi salah satu pilihan wisata edukasi, Kampung Markisa terus berinovasi menciptakan lingkungan yang asri dan layak huni. Dulunya, kota ini merupakan perkampungan kumuh dan dipenuhi sampah berserakan. Selain itu, lingkungan sekitar kota ini juga kurang sehat akibat saluran air yang tersumbat sehingga menyebabkan warga sekitarnya banyak menderita penyakit seperti diare dan penyakit kulit lainnya. Permasalahan tersebut tidak menyurutkan semangat warga Kampung Markisa. Hal tersebut mengantarkan warga untuk terus belajar dan mengembangkan Kampung Markisa menjadi kota yang inovatif dan kreatif dengan mengadakan Gerakan Pemberantasan Sampah Gunungan dari tahun 2014 hingga 2017.

Nama Kampung Markisa yang diresmikan pada tahun 2016 ini berawal dari kebiasaan warga yang menanam pohon markisa di sekitar rumahnya, dan penduduk setempat sepakat menamakannya Kampung Markisa. Terlepas dari kebiasaan penduduk setempat yang menanam pohon markisa, rupanya nama Markisa merupakan singkatan dari Mari Kita Sadar, lho! Ajakan ini digunakan untuk menyadari betapa pentingnya menjaga kebersihan agar lingkungan tetap bersih dan nyaman.

Setelah berdirinya Kampung Buah Markisa ini banyak masyarakat yang menikmati berbagai manfaat. Dimulai dengan menghilangnya diare, ISPA dan suasana Kampung Markisa yang jauh lebih sehat, sejuk dan pastinya nyaman. Peran masyarakat tentunya sangat penting dalam proses pembuatan dan pemugaran di Desa Markisa ini, mulai dari mural di setiap dinding, tanaman yang tumbuh berupa penyediaan tanaman, media tanam dan sarana prasarana pendukung yang disediakan oleh pemerintah setempat disambut dengan antusias. .

Tak hanya dipenuhi dengan rumah hunian, Kampung Markisa kini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas menarik lho. Mulailah dengan spot foto unik, perpustakaan mini, masjid, dan lain sebagainya. Jika berkunjung ke Kampung Markisa, Anda akan langsung menemukan banyak tempat wisata menarik, mulai dari banyaknya tanaman di depan rumah warga, lukisan cantik di dinding cocok bagi yang ingin berfoto, dilanjutkan dengan keberadaan perpustakaan mini dengan kumpulan buku, variasi, banyak jajanan, dan Anda juga bisa melihat aktivitas warga yang berkumpul dan mengobrol menebarkan kehangatan kepada setiap pengunjung yang datang.

Seiring waktu, Desa Markisa menjadi semakin terkenal karena banyaknya pengunjung yang mulai berdatangan. Namun karena pandemi saat ini, jumlah pengunjung Desa Markisa mengalami penurunan akibat penutupan sementara yang direkomendasikan oleh pemerintah daerah. “Di tengah pandemi seperti ini, Kampung Markisa harus ditutup sementara karena adanya rekomendasi pemerintah untuk menekan angka positif COVID-19, sehingga persentase pengunjung mengalami penurunan akibat pandemi ini,” kata Taufik selaku pengelola dari Kampung Markisa kepada kabarapik.com

Menjadi salah satu pilihan wisata edukasi, Kampung Markisa terus berinovasi menciptakan lingkungan yang asri dan layak huni. Dulunya, kota ini merupakan perkampungan kumuh dan dipenuhi sampah berserakan. Selain itu, lingkungan sekitar kota ini juga kurang sehat akibat saluran air yang tersumbat sehingga menyebabkan warga sekitarnya banyak menderita penyakit seperti diare dan penyakit kulit lainnya. Setelah berdirinya Kampung Buah Markisa ini banyak masyarakat yang menikmati berbagai manfaat. Dimulai dengan menghilangnya diare, ISPA dan suasana Kampung Markisa yang jauh lebih sehat, sejuk dan pastinya nyaman. Peran masyarakat tentunya sangat penting dalam proses pembuatan dan pemugaran di Desa Markisa ini, mulai dari mural di setiap dinding, tanaman yang tumbuh berupa penyediaan tanaman, media tanam dan sarana prasarana pendukung yang disediakan oleh pemerintah setempat disambut dengan antusias. .