Setahun Corona, Ini Kebijakan Anies Menangani Covid-19

Setahun Corona, Ini Kebijakan Anies Menangani Covid-19

Jimmynallsproject – Setahun mewabahnya Covid-19, Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta, melembagakan sejumlah kebijakan untuk menanggulangi pandemi virus Corona atau Covid-19 di ibu kota. Namun, beberapa kebijakannya akhirnya dibatalkan oleh pemerintah pusat. Salah satunya terkait pembatasan jumlah angkutan umum saat berkendara. Seperti halnya Moda Raya Terpadu (MRT) yang biasanya memiliki 16 sirkuit, direduksi menjadi 4 sirkuit. Jadwal kedatangan MRT juga lebih lama, yakni 20 menit dari sepuluh menit sebelumnya. Anies kemudian menentukan jam operasional angkutan yang hanya beroperasi mulai pukul 06.00-18.00 WIB. Lebih lanjut, Anies membatasi jumlah penumpang yang menggunakan angkutan umum. Pembatasan tersebut untuk menjaga kontak fisik penumpang seminimal mungkin untuk mencegah penyebaran Covid-19. Kapasitas gerbong maksimal 300 orang per gerbong. Nanti maksimal 60 orang per gerbong, kata Anies di Balaikota Jakarta.

Jokowi menolak

Suatu saat kebijakan tersebut mulai berjalan, Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta pemerintah daerah tetap menggunakan angkutan umum, meski masih merebaknya Covid-19. “Angkutan umum tetap harus disediakan pemerintah pusat dan daerah,” kata Jokowi, Senin di Istana Bogor. Menurut Jokowi, langkah ini harus dilakukan untuk mengurangi antrian dan kemacetan. Sehingga masyarakat tetap bisa menjaga jarak satu sama lain. “Yang terpenting bisa mengurangi keramaian, mengurangi antrian dan mengurangi kepadatan orang di angkutan ibu kota. Sehingga kita bisa menjaga jarak satu sama lain,” pungkasnya.

Pembatasan bus AKAP

Selain itu, Pemprov DKI telah melarang pengoperasian bus antarnegara bagian dan antarprovinsi (AKAP), layanan antar jemput antarprovinsi (AJAP), dan pariwisata di ibu kota. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan keputusan itu berdasarkan rapat bersama sejumlah pihak di Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan lainnya. Kebijakan tersebut akan berlaku mulai Senin 30 Maret 2020 pukul 18.00 WIB. Dengan pelarangan ini, diperkirakan terminal bus AKAP dan AJAP akan ditutup sementara. Misalnya terminal bus AKAP dan AJAP di Kalideres, Jakarta Barat. Melalui penutupan terminal ini, diyakini penyebaran Covid-19 di sejumlah wilayah di DKI Jakarta bisa ditekan. Di hari yang sama, Kementerian Perhubungan memutuskan untuk menunda larangan layanan bus AKAP, AJAP dan Pariwisata di Jakarta. Juru bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati mengatakan, penundaan ini sejalan dengan instruksi Plt (Plt) Menteri Perhubungan Luhut Pandjaitan. “Atas perintah Plt Menteri Perhubungan (Luhut Pandjaitan), pelaksanaannya ditunda hingga diperoleh kajian dampak ekonomi sesuai resep presiden dalam rapat terbatas,” kata Adita Irawati, Senin di Sukabuminewsupdate.com

Karantina regional

Lebih lanjut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyarankan kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi agar wilayah DKI Jakarta dikarantina. Dalam proposal tersebut, Anies membuat skenario agar berbagai sektor tetap berjalan normal. Sektor yang terlibat adalah energi, pangan, kesehatan, komunikasi dan keuangan. Ada kemungkinan bahwa sektor lain dapat terus berfungsi secara normal. Artinya kebutuhan pokok lainnya harus bisa menjalankan kegiatan, kata Anies saat jumpa pers di Balaikota Jakarta, Senin. Selain itu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu berharap ada ketentuan hukum tentang penyelenggaraan karantina wilayah. Pasalnya, kata dia saat ini, jumlah pasien yang terkait dengan virus corona atau Covid-19 masih terus meningkat. “Kami berharap ada ketentuan hukum agar bisa kami penegakan,” jelasnya. Usai pengajuan, istana presiden menolak keinginan Anies untuk mengarantina Jakarta. Juru bicara kepresidenan Fadjroel Rachman menjelaskan penolakan tersebut sudah disampaikan Presiden Joko Widodo pada Senin, 30 Maret 2020. “Tidak terima, otomatis ditolak,” kata Fadjroel, Selasa di Jakarta. Fadjroel menjelaskan, daerah dapat menerapkan isolasi terbatas, yakni melalui tingkat RT, RW, kota atau kecamatan dengan kebijakan kepala daerah. “Tapi kalau di tingkat nasional atau provinsi, harusnya di tangan presiden. Tapi presiden belum melakukan karantina regional,” lanjut Fadjroel.

Bahaya Makanan Tinggi Kandungan Garam

Bahaya Makanan Tinggi Kandungan Garam

Jimmynallsproject – Tanpa disadari, beberapa makanan yang dikonsumsi secara rutin setiap hari ternyata mengandung banyak garam. Jika konsumsinya tidak dikurangi, makanan asin nantinya menghasilkan asupan natrium yang berlebihan di dalam tubuh.

Beberapa makanan tinggi garam yang dikonsumsi secara rutin bahkan sudah menjadi makanan sehari-hari bagi sebagian orang, antara lain:

1.Daging olahan

Daging olahan seperti bratwurst adalah makanan tinggi garam yang mengandung rata-rata 578 mg sodium. Jumlah natrium dalam bratwurst sesuai dengan 25% kebutuhan harian tubuh. Selain tinggi garam, Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengimbau masyarakat untuk mengurangi konsumsi daging olahan. Imbauan itu diajukan karena mengonsumsi daging olahan meningkatkan risiko terkena jenis kanker tertentu.

2. Bumbui salad

Saus salad adalah makanan tinggi garam dan natrium tinggi. Belum lagi, beberapa produsen menambahkan MSG secara rutin untuk menyempurnakan cita rasanya. Ini secara alami meningkatkan kandungan natrium dalam saus salad. 2 sendok makan saus salad mengandung rata-rata 304 mg sodium. Jumlah ini setara dengan 13 persen jumlah natrium harian yang dibutuhkan tubuh.

3. Jus sayuran dalam kemasan

Bagi orang yang kesulitan mengonsumsi sayuran utuh, sangat memungkinkan untuk menggunakan sayuran berupa jus pada botolnya. Jika Anda salah satunya maka Anda perlu memperhatikan jumlah natrium yang dikandungnya. Umumnya, 1 cangkir (240 ml) jus sayur kemasan mengandung sekitar 405 mg natrium. Jumlah ini sesuai dengan 17% dari asupan natrium yang dibutuhkan tubuh. Sebagai gantinya, Anda bisa memilih produk jus rendah natrium di dalam botol.

4. Puding instan

Puding merupakan makanan penutup yang identik dengan rasa manis. Di balik manisnya yang Anda suka, puding instan memang dikemas dengan sodium. Natrium dalam puding berasal dari garam dan zat aditif yang membantu mengentalkannya. 25g puding bubuk instan mengandung sekitar 350mg natrium. Jumlah ini sesuai dengan 15% dari asupan natrium harian yang direkomendasikan untuk tubuh Anda.

5. Gandum

Bagi sebagian orang, sereal kerap dijadikan pilihan mengisi perut saat sarapan. Jika Anda salah satunya, disarankan untuk tidak makan sereal secara berlebihan. Biji-bijian adalah makanan tinggi garam yang rata-rata mengandung 200 mg sodium per porsi.

6. Makanan beku

Makanan beku sering dijadikan pilihan saat orang malas memasak. Untuk makanan beku, yang harus Anda lakukan adalah memanaskannya kembali di microwave sebelum Anda dapat menikmatinya. Meskipun nyaman, Anda tidak boleh makan terlalu banyak makanan beku. Anda bisa mendapatkan hingga 1.800 mg sodium dalam satu kali makan dalam makanan beku seperti meatloaf (sejenis olahan daging giling).

7. Pizza

Pizza adalah makanan yang terdiri dari berbagai komponen. Di dalam pizza Anda akan menemukan roti, saus, daging olahan, dan keju. Bahan-bahan tersebut adalah makanan yang tinggi garam. Sepotong besar pizza dengan berat 140 gram umumnya mengandung 765 mg sodium. Jumlah ini sesuai dengan 33% dari kebutuhan natrium harian yang direkomendasikan. Namun kandungan garam pada tiap makanan bisa berbeda satu sama lain. Karena itu, lihat tabel nutrisi makanan pilihan Anda.

Untuk itu kamu harus cek harga dr laser jam kesehatan.

Bahaya konsumsi garam berlebihan

Makan makanan yang tinggi garam bisa memicu sejumlah kondisi medis. Efek konsumsi garam yang berlebihan bisa terjadi dalam jangka pendek dan panjang.

Berikut ini adalah kondisi medis yang bisa muncul akibat konsumsi berlebihan:

  • Tampungan air
  • Anda sering haus
  • Meningkatnya tekanan darah
  • Ini meningkatkan risiko terkena kanker perut
  • Ini meningkatkan risiko penyakit jantung
  • Risiko kematian dini meningkat

Cara mengontrol konsumsi garam

Mengingat risiko yang bisa ditimbulkan, maka disarankan untuk membatasi asupan garam dan asupan natrium dalam tubuh. Beberapa tindakan yang dapat Anda lakukan untuk menguranginya antara lain:

  • Jangan gunakan garam di dapur Anda
  • Pilih produk makanan rendah natrium
  • Perbanyak konsumsi makanan seperti buah dan sayur segar
  • Gantilah garam dengan bumbu untuk meningkatkan cita rasa makanan
  • Batasi penggunaan bahan seperti saus, kecap, mayones, dan saus salad saat memasak atau makan